Thursday, January 29, 2009

Menghilangkan Batu Empedu Secara Alamiah

MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMIAH
oleh Dr Lai Chiu-Nan

Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga.

Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yanganda berikan menjadi sehat.

Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya. Apalagi karenabatu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker.

"Kanker sendiri tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama" kata Dr Chiu-Nan."Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya.

Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu. Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ('nek,busung) sehabis makan.

Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan.Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal.

"Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah.Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati,karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut:

  1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.
  2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang,telanlah satu sendok teh "Epsom salt" (magnesium sulfat, garam Inggris??) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu. Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar. Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. "Batu-batu ini biasanya mengambang,"

Menurut Dr Chiu-Nan."Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai100 batu. Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar.

Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.

  1. Jenis Apel sebenarnya sama, cuma saya seneng yang manis...Kemaren aku makan Apel RRC yang sering diskon kalau di supermarket harga diskon per 100 gram 800-1000 (biasaya 1600)
  2. Minum/makan apel selama 1 hari 4 (rata2) lima juga boleh.
  3. Sebelumnya aku minum Jus asli apel. Cuma butuh waktu untuk mebuatnya.Akhirnya selama 5 hari aku makan apel seger dari kulkas,kulitnya aku buang. Karena apel sekarang banyak yang dikasih lapisan lilin dan terkontaminasi sama pestisida... jadi aku buang kulitya,lalu aku potong kecil..dan dimasukkan ke kulkas...jadi saat kita mau makan, apelnya masih seger dan dingin.
  4. Garam Inggris beli di apotik harga Rp2.500 (Tempat obat)
  5. Minyak Zaitun kalau kita ke Supermarket namanya Olive Oil,harga 25-30 ribu satu botol. Di Apotek juga ada, aku beli di sana karena dekat rumah.Guna Jeruk agar kita tidak muntah saat minum Minyak Zaitun, Jadi aduk yang rata...karena sebelumnya adukanku tidak rata...sehingga eneg, ..lalu aduk lagi biar tercampur dengan rata..karena minyak dan jeruk tidak bersatu atau Berat Jenisnya beda... Pokoknya Puji Tuhan..
  6. Dokter suruh aku Operasi... dengan treatment ini, keluar batunya.

Saturday, September 13, 2008

The miracle of friendship

















Saturday, September 6, 2008

Negara agraris biasa berkebun

Para penghuni negara agraris biasanya sudah dekat dengan budaya berkebun. Mereka memiliki pemahaman tradisional yang juga diterapkan dalam kebiasaannya sehari-hari. Bersawah, berkebun, mengelola hutan sekitar, berladang adalah kegiatan mereka dalam menggarap lahan sekitarnya.

Kebun dan kebiasaan


Berkebun erat kaitannya dengan kebiasaan. Juga terkait dengan perilaku dan kepentingan orang. Kebiasaan ini biasanya menurun dari orang-orang yang tinggal di sekitar kita. Orang tua, tetangga, atau bahkan karena ada kebutuhan mendesak untuk menghasilkan sesuatu dari kebun.


Hal ini dikarenakan banyak hal yang harus dilakukan terus-menerus untuk memelihara, menumbuhkan dan memetik hasil kebun itu.


Monday, February 25, 2008

Konsep rumah makan sunda



Berdasarkan info yang idi terima, agro tersebut akan berwujud restosunda dengan bernuasa tanaman hias.

Konsep resto sunda

Bangunan
Selama ini resto sunda yang kita temui terbuat dari bambu denganbentuk yang sangat umum.

bentuk bangunan ( terlampir). masih bisa dimofikasi kok.

Makanan
Makanan ringan- Makanan ringan akan hadir sebagai welcome snack ( nemenin sambil nunggu hidangan utama datanglah).

Makanan ringan yang akan disajikan,anatara lain : noga, tengteng, kripik pisang,kripik singkong,rempeyek, dan cemilan lainnya deh-

Makanan ringan yang dapat dijadikan makanan pembuka atau penutup Putri no'ong, bandros dan jajan pasar khas sunda lainnya.Makanan utamaMakanan yang akan disajikan terdiri dari beberapa jenis- makanan sunda yang umum ( yang banyak kita jumpai di resto sunda pada umumnya)- makanan sunda yang sudah jarang kita temui di resto sunda atau dalam keseharian kita.

Minuman
Minuman ringan, minuman dingin dan minuman hangat. ( konsepnya ya sama dengan makanan).Pemasakan makanan dan minuman bisa dengan 2 versi- dengan sistem modern- dengan sistem tradisonal

Penyajian makanan dan minuman Makanan ringan- makan ringan akan disajikan dalam toples2 jaman nenek2 kita dulu deh( kalo masih bisa kita hadirkan lho)- makanan ringan akan disajikan dalam tampah kecil berlapis daun pisang.Makanan utama- untuk makanan utama akan disajikan dalam konsep tampah kecil berlapis daun pisang ( banyak yang udah pake konsep ini tapi bisa kitamodifikasi deh).- Buat makanan berkuah............ idi usahain bisa menyajikan denganbahan ramah lingkungan deh..........- Sendoknya mungkin kita bisa usahakan dari bahan batok kelapa dansejenisnya deh.- gelasnya.... mungkin akan dari bambu a- mangkok terbuat dari batok kelapa- cuci tangan............... bisa pake gentong unik dengangayung dari batok itu lah.Apabila customer akan take away ya.............. kita nda bungkusdengan streofoam or dus. Tapi kita budayakan kembali pake besek......( bahasa sundanya apa ya?).Idi sempet survey ke pasar....... pengerajin besek udah nda banyakkarena hadirnya dus dan streofoam.Untuk kebutuhan resto kita bisa bekerjasama dan mengkaryakan desa-desa pengerajin bambu. dan batok kelapa ( so..... kita cobameningkatkan taraf kehidupan desa pengerajin bambu  ).

Konsep Plantation
Pada dasarnya setuju dengan konsep spot tanaman hias.Tapi rasanya akan lebih bermuatan pendidikan lingkungan apabila kita bisa menghadirkan beberapa spot plantantion- kebun tanaman pokok ada sedikit sawah ( padi lokal, padi huma, padi hibrida, umbi2an dansebagainya)- kebun tanaman sayur sayur- sayur yang sering dan jarang kita temui........ ( kecipir,terung, lejet( waluh), dan sebagainya- kebun tanaman buah pohon buah langka dan unik. ( matoa, menteng, kokosan, dan sejenisnya)- kebun tanaman hias, tanaman obat dan tanaman bermanfaatkonsep resto dan plantation ini adalah sahabat lingkungan deh :)demikian ide awal yang bisa idi sampaikan. Monnggo silahkan mas – maspelajari dulu yah.

Didin dan dapur Sunda

Memang ide awal agowisata ini adalah tempat untuk berekreasi dengan menciptakan kreasi yang bisa kita dapatkan dari alam sekitarnya... tempat ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh setiap kalangan baik peneliti, para pecinta alam dan lingkungan, anak-anak sekolah dan para hobiies tanaman hias..disamping ada penunjang mamin yang konsep kearah dapur sunda dengan view tanaman hias sebagai penunjang utama / daya tarik dan Rumah potong hewan sebagai pelengkap konsep agrowisata ini... dari sebagian lahan yang baru termanfaatkan dengan pastinya yaitu: pasar tanaman hias dan dapur sunda dengan sajian ala sunda tapi semua disiapkan serba organik terutama sayurannya..dan semua fress..dan ada beberapa area yang lahannya untuk menampilkan sayuran organik yang disediakan ditempat dapur sunda itu. kalo dagingnya kita bisa ambil langsung dari pemotongan hewan tempat dibelakang agrowisata itu. dan sisa lahan yang kira2 6000m itu ditempatkan kira2 dibelakang tanaman hias dan dapur sunda, itu bis dimanfaatkan untuk: out bong atau tempat kumpulnya para peneliti, atau orang yang perduli dengan alam dan lingkgan misalnya.. dan beberap spot untuk arena bermain anak dan pengolahan beberapa kerajinan atau produk home industry diantaranya produk pengolahan belut jadi abon, krupuk, dll. untuk smentara itu dulu kang. and vidi. thanks before....lanjut..!!!!!

Thursday, January 17, 2008

Learning from the programs

  1. Environmental education package (PADI/Paket Pendidikan Lingkungan) the package itself is set with following programs are as follow:

Environmental Education route (REPLING)

Repling is a program that is aimed at increasing the understanding and awareness on environmental issues with the target groups are for young generations [youngsters], young leaders. The program is organized with a set of trecking activity formed in a group of learning. By doing so, the REPLING's participant will learn the nature of environment and its relevant issues and the problems that apply the interpretation methodology. Each group will be assisted by at least one facilitator who will engage the participants with sharing experience and science knowledge.

Participatory learning process will be applied for learning the nature of environment along with the relevant environmental and social issues.

Duration: 2.5 - 3 hours.